}} 17 Ogoh-ogoh Semarakkan Pengrupukan Desa Adat Batur - Bebaturan.id

17 Ogoh-ogoh Semarakkan Pengrupukan Desa Adat Batur

Berita, Gatra Desa
Salah satu ogoh-ogoh karya yowana Batur yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Parade Ogoh-ogoh nyepi 1945 Saka.

BATUR – Sebanyak 17 buah ogoh-ogoh menyemarakkan parade ogoh-ogoh di Desa Adat Batur pada Hari Pengrupukan, Selasa, 21 Maret 2023. Ogoh-ogoh tersebut diusung dari kawasan eks Restoran Maraja menuju ke utara hingga di ujung desa dan melakukan atraksi selama 15 menit di Catuspata Desa Adat Batur di Jaba Pura Ulun Danu Batur.

Parade Ogoh-ogoh serangkaian Hari Suci Nyepi 1945 Saka ini digelar oleh Ikatan Sekaa Teruna-Teruni Batur (ISTTB). Ketujuhbelas ogoh-ogoh tersebut merupakan hasil kreasi dari 24 banjar di Desa Adat Batur. “Parade Ogoh-ogoh tahun ini diikuti oleh 17 STT dari seluruh Batur,” kata Ketua ISTTBm I Putu Risal Yuniarta.

Ia menjelaskan, ada sejumlah tujuan terkait dengan pelaksanaan Parade Ogoh-ogoh yang dilakukan. Pertama adalah untuk mempererat persatuan antar-sekaa teruna teruni. “Kedua adalah merayakan pergantian tahun Saka secara meriah dan dalam kebersamaan,” katanya.

Ketiga parade tersebut dilakukan untuk mengekspresikan nilai-nilai religius berdasarkan sastra agama, termasuk meningkatkan ekspresi seni pemuda.

“Selanjutnya adalah mempererat kesatuan pemuda, termasuk melestarikan adat-budaya,” katanya.

Sementara itu, Pemucuk Desa Adat Batur, Jero Gede Batur Duhuran ketika membuka parade tersebut menyatakan pihaknya merasa sangat bahagia melihat masyarakat yang berbahagia dan bersuka ria dalam kekeluargaan dalam menyambut tahun Saka 1945. “Tiang senang, tidak ada lagi Desa Batur Selatan, Utara, Tengah, yang ada Desa Adat Batur. Tidak ada sekat. Semoga ini menjadi dasar yang baik, sehingga ke depan bisa berjalan lancar,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap kreativitas pemuda akan terus berkembang, sehingga dapat semakin baik ke depan. “Ini jadi media yang baik, setelah sudah dua tahun kita tidak bisa berkumpul seperti ini. Melalui ogoh-ogoh yang melambangkan bhuta kala ini, pada hari ini Desa Adat Batur juga melakukan pacaruan, sehingga kita harapkan bhutakala bisa somya menjadi dewa,” katanya.

—-

Penulis/Editor/Foto: Carik Hulu

Berita terkait