BATUR – Sebanyak 28 Bhatara Tirta (air suci) dari tempat suci di Pulau Jawa, Bali, dan Lombok “nyampuh” di Pura Ulun Danu Batur. Bhatara Tirta tersebut menjadi salah satu piranti Karya Agung Danu Kerthi, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Puncak Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan Isaka 1945 di Danau dan Gunung Batur.
Ada 23 tirta yang berasal dari kahyangan-kahyangan suci di Bali, sedangkan 5 lainnya berasal dari 5 gunung yang ada di Pulau Jawa dan Lombok. Kelima Gunung tersebut antara lain Tirta Gunung Semeru Agung, Tirta Gunung Bromo, Tirta Gunung Raung, Tirta Gunung Salak, dan Tirta Gunung Rinjani.

Selanjutnya di Bali dimohon tirta dari kahyangan Sapta Lingga Giri Balidwipa, yakni dari Gunung Agung (Pura Besakih), Gunung Batur (Pura Ulun Danu Batur), Gunung Lempuyang (Pura Lempuyang), Gunung Andakasa (Pura Andakasa), Gunung Batukaru (Pura Batukaru), Gunung Mangu (Pura Pucak Mangu), dan Pura Manik Corong. Gunung-gunung ini dalam Usana Bali diyakini sebagai saudara-saudara dari Ida Bhatari Danuh.
Selanjutnya adalah tirta-tirta utama di Batur, yakni Tirta Pura Jati, Tirta Mas Mampeh, Tirta Pura Pucak Kanginan Gunung Batur, Tirta Pura Pucak Kawanan Gunung Batur, dan Tirta Madyaning Gunung Batur. Ada pula tirta Ida Bhatari Danuh di tepi laut, yakni Tirta Pura Batubolong (Canggu, Badung), Pura Pegonjongan (Gretek, Buleleng), Pura Labuan Aji (Buleleng).
Sisanya adalah Tirta Kahyangan Jagat Balidwipa, yakni Tirta Pura Uluwatu, Pura Goa Lawah, Pura Dalem Ped, Pura Segara Rupek, Pura Pusering Jagat, dan Pura Kentel Gumi; serta Tirta Tridanu, yakni Tirta Pura Ulun Danu Beratan, Pura Ulun Danu Buyan, dan Pura Ulun Danu Tamblingan.

Jero Gede Batur Duhuran mengatakan bahwa pura-pura yang dimohon tirta-nya adalah kahyangan yang memiliki kaitan erat dengan Ida Bhatari Dewi Danuh. Sebagai contoh, Pura Pagonjongan adalah patirtaan Ida Bhatari yang wajib dimohon ketika selesai membangun kahyangan atau menobatkan jero mangku. Contoh lainnya, Pura Kentel Gumi terkait dengan ritus nangluk merana dan konsep Kahyangan Triguna Balidwipa yang tersurat dalam lontar Rajapurana Pura Ulun Danu Batur.
“Sesampainya di kawasan Desa Adat Batur, Ida Bhatara Tirta dari Jawa dan Lombok dipersembahkan upacara pamendak di batas utara desa. Selanjutnya kami usung dan stanakan bersama Bhatara Tirta dari Kahyangan-kahyangan Jagat di Bali. Nantinya, seluruh Bhatara Tirtha akan diusung ke Pura Segara Ulun Danu Batur pada Rabu, 11 Oktober 2023, bertepatan dengan ritual melasti di Segara Watuklotok, Klungkung,” katanya ketika melaksanakan bakti pamendak Bhatara Tirta, Senin, 9 Oktober 2023.

Jero Gede mengatakan bahwa upacara pamendak dilakukan dengan bersaranakan canang pamendak dan panyamleh. Dari batas desa, kelima Bhatara Tirta disatukan dalam jempana (tandu suci) untuk selanjutnya diusung beriring gong dan piranti lainnya.
Melalui kehadiran Bhatara Tirta tersebut, diharapkan upacara berjalan lancar dan tujuannya untuk memuliakan Danau Batur dan menjaga siklus hidrologi Pulau Bali bisa tercapai.
____
Penulis: Redaksi
Foto: Ferdi Febriana
Penyunting: Carik Hulu











