}} Desa Adat Batur Mulai Persiapkan Upacara Danu Kerthi - Bebaturan.id

Desa Adat Batur Mulai Persiapkan Upacara Danu Kerthi

Gatra Desa
Yajamana dan tapini upacara Danu Kreti di Danau Batur tahun 2023 bersama Jero Gede Batur Makalihan dan masyarakat adat Batur melakukan pengecekan pada sejumlah lokasi pelaksanaan upacara.

Batur (Bebaturan.id) – Desa Adat Batur mulai mempersiapkan diri menyongsong upacara besar pemuliaan Danau dan Gunung Batur, Karya Agung Danu Kerthi, Tawur Agung, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Pucak Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan Isaka 1945-Warsa 2023. Sesuai rencana, upacara lima tahunan tersebut akan dilaksanakan pada Tilem Kapat, 14 Oktober 2023.

Sebagai persiapan pertama, pada Sabtu, 2 September 2023 di Pura Segara Ulun Danu Batur siang dilakukan rangkaian Nyukat Genah. Kegiatan tersebut mengundang yajamana karya, Ida Pedanda Gede Putra Bajing dan tapini karya, Ida Pedanda Istri Karang, didampingi oleh Jero Gede Batur Makalihan dan pemuka adat yang lain. Sekitar satu jam tempat-tempat yang nantinya akan dijadikan tempat pelaksanaan upacara ditinjau kembali sebelum dibangun sarana-prasarana penunjang yadnya.

Sebelumnya, pada 23 Agustus 2023 malam Jero Gede Batur didampingi pemuka adat bersama perwakilan dari krama Desa Adat Batur telah melaksanakan rapat besar di Pura Ulun Danu Batur. Rapat tersebut merupakan rapat lanjutan yang telah dilakukan beberapa kali oleh Desa Adat Batur.

Selanjutnya berdasarkan dudonan karya, pada tanggal 6 September 2023 atau bertepatan dengan Buda Kliwon Pahang akan dilakukan ritual Matur Piuning. Tiga hari setelahnya akan diikuti dengan ritual Nanceb Sunari dan Makarya Rompok.

Setelah prosesi itu tahapan demi tahapan ritual akan terus dilakukan sampai pada tanggal 11 Oktober 2023 Ida Bhatara-Bhatari medal dari payogan dan melaksanakan melasti di Pura Watuklotok.

Adapun puncak karya akan dilakukan pada Tilem Kapat Isaka 1945 dan akan berlangsung hingga Sukra Wage Uye, 21 Oktober 2023. Ritual yang secara esensi merupakan pemuliaan gunung dan danau itu akan merujuk pelaksanaan upacara yang pernah dilakukan tahun 1919.

Menurut keterangan Raja Purana Pura Ulun Danu Batur dan didukung oleh catatan plutuk upacara pakelem tahun 1919, pakelem di Danau Batur akan menggunakan 3 ekor kerbau dan seekor babi hitam seharga 1.000 kepeng.

Sementara itu, sesuai dengan tradisi, pakelem di puncak Gunung Batur akan menggunakan sarana utama masing-masing seekor kerbau pada di dua kepundan gunung berapi yang masih aktif tersebut.

____

Penulis/Foto: Redaksi

Penyunting: Carik Hulu

Berita terkait