}} 11 Orang Sulinggih “Puput” Karya Agung Danu Kerthi di Danau dan Gunung Batur - Bebaturan.id

11 Orang Sulinggih “Puput” Karya Agung Danu Kerthi di Danau dan Gunung Batur

Gatra Desa
Sebelas orang sulinggih "muput" Karya Agung Danu Kerthi.

BATUR – Karya Agung Danu Kerthi, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Puncak Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan yang berlangsung Sabtu, 14 Oktober 2023 dipuput oleh 11 orang sulinggih dari berbagai daerah di Bali.

Pada puncak karya yang digelar bertepatan pada Tilem Kapat tersebut terdapat tiga prosesi upacara. Pertama adalah Tawur Agung Labuh Gentuh yang berlanjut dengan Pakelem di Segara Danu. Kedua adalah Tawur Manca Kelud yang berlanjut dengan Pakelem di Puncak Gunung Batur Kanginan dan Kawanan. Ketiga adalah upacara Mapaselang.

Tawur Agung Labuh Gentuh, Mapakelem di Segara Danu dilaksanakan di areal utama mandala Pura Segara Ulun Danu Batur. Upacara itu dipuput oleh Ida Pedanda Gde Putra Bajing Griya Tegaljingga, Denpasa; Ida Pedanda Gde Putra Kekeran, Griya Blahbatuh, Gianyar; Ida Pedanda Rai Griya Pidada Sengguan, Klungkung; Ida Pedanda Budha Griya Saraswati, Batuan, Gianyar; Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Putra Daksa, Griya Agung Lingga Acala, Calo, Gianyar; dan Jero Gede Sengguhu Tumburuwasa, Griya Jero Gede Sengguhan, Lambing, Badung.

Tawur Agung Labuh Gentuh menggunakan sarana-sarana wewalungan (binatang), termasuk di antaranya binatang-binatang langka. Binatang-binatang tersebut antara lain ayam putih dan banteng (timur), ayam wangkas, bebek bulu sikep, dan luwak (tenggara), ayam biing dan manjangan (selatan), ayam buik/biing kuning dan kijang (barat daya), ayam ijo dan petu (barat laut), ayam hitam dan kucit butuan (utara), ayam kelawu dan kambing (timur laut), serta ayam brumbun, banyak, bebek belang kalung, angsa, dan kerbau (tengah).

Selanjutnya, Tawur Manca Kelud ke Gunung Batur menggunakan ayam putih (timur), bebek bulu sikep (tenggara), ayam biing (selatan), asu bangbungkem (barat daya), ayam siungan (barat), kambing (barat laut), ayam hitam (utara), angsa (timur laut), dan ayam brumbun (tengah). Tawur ini digelar di madya mandala Pura Segara Ulun Danu Batur menghadap ke gunung, yang diikuti dengan pakelem dan saran abakti pulakerti di kedua puncak gunung.

Puja dari Tawur Manca Kelud an Pakelem di Puncak Gunung Batur dihantarkan oleh tiga orang sulinggih, yakni Ida Pedanda Gde Ngurah Keniten, Griya Kediri, Sangeh, Badung; Ida Pedanda Gde Made Rai Keniten, Griya Denpasar; dan Ida Pedanda Budha Griya Gunung Sari, Ubud.

Sementara itu, ritual Mapaselang dipuput oleh dua orang sulinggih yakni Ida Pedanda Oka Buruan, Griya Sandingsuta Manik Manuaba, Pejeng, Gianyar dan Ida Rsi Agung Wayabya Suprabhu Sogata Karang, Griya Buduk, Badung. Sedangkan, proses majejiwan dilakukan Ida Pedanda Rai Griya Pidada Sengguan, Badung dan Ida Pedanda Istri Karang, Griya Sibetan.

 

____

Penulis: Redaksi

Foto: Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Penyunting: Carik Hulu

Berita terkait