}} Batur Berduka, Palinggih Dane Jero Gede Batur Alitan Lebar - Bebaturan.id

Batur Berduka, Palinggih Dane Jero Gede Batur Alitan Lebar

Berita, Gatra Desa, Pakraman
Layon dane rauh.

BATUR – Masyarakat adat Batur berduka. Pangemong Pura Ulun Danu Batur yang juga Pamucuk Desa Adat Batur, Palinggih Dane Jero Gede Batur Kawanan (Alitan) lebar (wafat). Jero Gede Batur Alitan lebar di RS Puri Raharja, Denpasar pada Senin, 6 Januari 2025 pukul 02.00 WITA.

Kasinoman Desa Adat Batur, Guru Wayan Karda mengatakan berita tersebut diterima beberapa saat setelah wafatnya Jero Gede Batur Alitan. Setelah menerima kabar tersebut, pihaknya pun segera melakukan paruman (rapat) desa dengan melibatkan Jero Penyarikan, Jero Mangku, dan Jero Balirama (Kraman) yang lain.

Setelah rapat pihaknya kemudian membagi diri. Ada yang koordinasi ke beberapa puri, griya, dan mempersiapkan diri melakukan upacara ngulapin dan mendak layon (menjemput jenazah) ke Denpasar. Kulkul bulus pun ditabuh sebagai penanda untuk masyarakat bahwa Palinggih Dane Jero Gede Alitan telah lebar.

Masyarakat kemudian tedun ke pura dan mempersiapkan segala piranti menyambut layon. Sekitar pukul 10.30 WITA layon Palinggih Dane Jero Gede Batur Alitan pun tiba di Batur. Masyarakat kemudian menyambut layon di Tunon dengan gong.

Layon yang masih di dalam mobil ambulans kemudian dihantar dengan kain putih sebagai leluhur. Layon diarak sampai di Puri Kawanan Batur yang merupakan rumah jabatan Jero Gede Batur Alitan. Sebelum memasuki purian, layon diberikan upacara penghormatan berupa panyamleh. Usai dipersembahkan panyamleh, layon disemayamkan di bale cerik Puri Kawanan.

Sehubungan dengan wafatnya Jero Gede Batur Alitan, untuk sementara waktu Pura Ulun Danu Batur dan Pura-pura Pangideran Ulun Danu Batur ditutup sementara. Desa Adat Batur cuntaka desa, sehingga seluruh ritual agama tidak dijalankan. Seluruh masyarakat adat kini sedang fokus untuk menyiapkan penghormatan terakhir bagi Jero Gede Alitan.

“Kami mohon maklum kepda umat yang akan sembahyang atau memohon air suci (kekuluh) bisa ngayeng dari kahyangan desa atau merajan masing-masing sampai palebon selesai dilaksanakan,” kata Guru Karda.

___

Penulis: Tim Publikasi dan Dokumentasi Desa Adat Batur

Penyunting: Desak Kurnia

Foto: Krama Desa Adat Batur mendak layon Palinggih Dane Jero Gede Batur Kawanan (Alitan) [Nengah Suryadi]

Berita terkait